Richard Nathaniel
My full name is Richard Nathaniel Chandra, but my friends always call me RNC. I live in Jakarta, Indonesia. I love GOD, parents, music, violin, and of course photography. When I was grade 8, I created this website so I can share my knowledge about photography to everyone in the world. Enjoy my website!
Homepage: http://rncphotograph.com
Posts by Richard Nathaniel
Canon EOS 550D
May 29th
Less than a year after the launch of the EOS Rebel T1i (500D) comes the latest in Canon’s hugely popular consumer SLR range, the Rebel T2i (EOS 550D). With the 450D and 500D Canon appeared to be pulling away slightly from the real ‘entry level’ (a sector driven almost entirely by price), and the EOS 550D – on paper at least – is no exception, outgunning many of the ‘upper entry level’ and mid range SLRs on the market today in terms of spec. To ensure it doesn’t lose out at the price-sensitive DSLR entry point Canon is once again introducing its new flagship Rebel as a ‘sister’ product to the camera it ostensibly replaces. The EOS 500D (Rebel T1i) will be staying in the range for the rest of 2010 (at, one presumes, a more attractive price point). We would assume that the new model finally spells the end of the line for the current ‘bargain’ Canon, the venerable Rebel XSi (EOS 450D).
…
Exposure
May 27th
Pada pertemuan terakhir di kelas fotografi SMP DH 001, Mr. Philip menjelaskan sesuatu yang menurut saya penting. Beliau menjelaskan tentang Exposure.
Exposure adalah kombinasi antara ISO/ASA, Shutter Speed, dan Aperture, dimana ketiga hal ini saling berhubungan. Mr. Philip mengumpamakannya dengan ember yang sedang diisi. Sebenarnya apa hubungannya antara ember yang sedang diisi dengan exposure?? ISO diumpamakan sebagai ember, Aperture sebagai bukaan keran, dan Shutter Speed sebagai waktu air keluar. Jika ember kecil (ISO diatas 1600), dan diisi dengan bukaan keran yang besar (aperture dibawah 3.5), dan dengan waktu pengisian yang lama (shutter speed lambat), tentu ember tersebut akan luber yang artinya gambar menjadi kacau. Begitu juga sebaliknya. Jika ember besar (ISO dibawah 100), dan diisi dengan bukaan keran yang kecil (aperture diatas 22), dan dengan waktu pengisian yang cepat (shutter speed cepat), maka ember belum terisi penuh atau akibatnya gambar menjadi gelap. Oleh karena itu, sebagai seorang fotografer, anda harus bisa memperkirakan ISO, aperture, dan shutter speed yang tepat sebelum mengambil gambar. Gunakan ISO rendah saat berada di tempat terang, dan ISO tinggi di tempat agak gelap. Selalu gunakan Sunny 16 Rule untuk pemotretan di outdoor, karena itu sangat berguna.
Pada hari itu, Mr. Philip juga menjelaskan sebuah sejarah. Mengapa aperture dilambangkan dengan .f?? F adalah kepanjangan dari fenestre, fraction, dan focus. Pada mulanya, aperture dikenal dengan nama US 1, US 2, US 3, dan seterusnya. Namun oleh seorang yang bernama Ansel Adam, aperture diganti menjadi huruf f yang menurutnya f adalah sebuah huruf seni, seperti fotografi yang adalah seni. Oleh karena itu, sampai sekarang orang menyebut aperture dengan f/…
Mudah-mudahan posting ini berguna bagi anda, karena Exposure adalah hal yang penting dalam fotografi. Terima Kasih…
RNC
Rumus Fotografi
May 5th
Rumus di bawah ini adalah rumus yang sangat dinanti-nantikan oleh fotografer. Perlu perjuangan berat untuk menciptakan rumus ini. Karena perkembangan zaman, rumus ini dibuat untuk memudahkan pemula zaman sekarang, supaya dapat belajar. Hingga pada suatu saat pemula tersebut dapat belajar sendiri tanpa melihat rumus. Kita belajar suatu mata pelajaran yg belum kita mengerti sama sekali perlu sebuah buku panduan bukan?? Tanpa buku panduan kita tidak dapat mengerti pelajaran tersebut. Begitu juga dengan fotografi. Rumus diberikan oleh sang profesional untuk kita pelajari dan dapat mengerti. Hal ini supaya kita bisa sama-sama belajar fotografi dengan nyaman. Apabila anda ingin membuat foto, anda hanya perlu melihat setting dari rumus ini. Rumus ini diberikan oleh Mr. Philip pada awal semester lalu.
Rumus tersebut bisa anda download dengan klik pada link di bawah ini :
Rumus Fotografi
Rumus tersebut bisa anda print dan anda terapkan dimanapun dan kapanpun anda akan mengambil gambar…
Atas perhatian anda, saya ucapkan terima kasih. Apabila rumus ini berguna bagi anda, silahkan comment pada post ini…
RNC
RNC PHOTOGRAPH LOGO
Apr 10th
Perhatikanlah analisis logo RNC Photograph diatas. Mungkin kita merasa bahwa membuat logo adalah sebuah hal yang mudah. Tetapi dibalik logo terdapat sebuah makna yang dapat menggambarkan sebuah organisasi atau perusahaan. Dalam logo RNC Photograph juga mengandung makna.
1. Warna Background hitam atau #000000. Melambangkan sebuah warna yang sangat berarti bagi fotografi. Warna hitam menyerap cahaya seluruhnya, sehingga tidak membuat sebuah benda yang akan difoto cahayanya buyar. Fotografer selalu memakai pakaian yang berwarna gelap, salah satunya hitam, pada pemotretan. Hal ini dilakukan supaya benda yang akan dipotret tidak berantakan warnanya.
2. Warna tulisan dan alamat web merah dan putih atau #FF0000 dan #FFFFFF. Artinya bahwa RNC Photograph akan turut mengharumkan merah putih atau Indonesia di mata dunia, dengan karya-karya foto yang ‘Made in Indonesia’.
3. Tulisan alamat web menggunakan font ‘Century’ yang tampilannya tidak berlebihan atau sederhana, agar mudah dilihat dan merupakan font yang banyak digunakan di dunia internet.
4. Warna tulisan slogan kuning atau #FCFF00 dan menggunakan font Child’s Play. Artinya adalah warna kuning dalam dunia anak-anak merupakan warna cahaya, yang di dunia fotografi, cahaya sangat diperlukan untuk keberhasilan foto yang dibuat.
5. Antara tulisan logo, alamat web, dan slogan, ujungnya bertepatan dengan suatu garis. Mewujudkan bahwa RNC Photograph mengerti kerapihan, dan sebuah gambar itu dinyatakan bagus, salah satunya adalah kerapihannya. Kerapihan juga berarti tidak sembarangan atau tidak berantakan.
Dalam semua logo dari setiap organisasi, harus bisa menggambarkan organisasi tersebut. Begitu juga pada RNC Photograph. Terima kasih atas dukungan anda terhadap RNC Photograph.
© RNC Photograph
Trust = Freedom
Apr 1st
Trust = Freedom. Hari Kamis, 1 April 2010 pada jam excur, MR. Philip sempat menyinggung soal trust = freedom, karena salah satu murid excur sempat bercerita bahwa ia tidak diijinkan orang tuanya untuk menggunakan 300D yang biasa ia pakai. Artinya adalah dengan adanya kepercayaan, maka akan ada kebebasan. Sedangkan tanpa kepercayaan, tidak akan ada kebebasan. Sebagai contoh, seorang ibu tidak mungkin membiarkan anaknya yang masih kecil untuk berenang di kolam dalam, namun jika anak tersebut membuktikan dirinya pintar berenang dan bahkan lebih pintar dari ibunya, maka ibunya akan percaya dan membiarkan anaknya untuk berenang di kolam dalam. Begitu juga dengan fotografi. Mungkin anda yang ingin belajar fotografi tidak diijinkan oleh orang tua untuk menggunakan kamera mahal karena tidak ada kepercayaan. Mungkin takut jatuh atau tidak berhati-hati. tetapi dengan kita membuat sebuah gambar yang bagus dan bermakna, lalu kita tunjukkan ke orang tua kita, maka orang tua akan percaya bahwa kita pandai dalam bidang fotografi. Oleh karena itu, orang tua akan percaya kepada kita bahkan akan membelikan kita kamera seperti canon 7d, 5d mark II, atau bahkan canon 1Ds. Sebuah hal yang luar biasa bisa terjadi karena kepercayaan.
Oleh karena itu, belajarlah fotografi dengan sungguh-sungguh, baca dan perhatikan entry yang ada di website ini. Dengan begitu anda bisa mengetahui hal apa saja yang diperlukan untuk mengambil gambar yang luar biasa. Dan anda bisa menjadi fotomaster.
© RNC Photograph
Auto Exposure Bracketing
Mar 22nd
Auto Exposure Bracketing atau biasa disingkat AEB adalah sebuah pilihan dimana pada saat digunakan, kamera akan secara otomatis mengambil gambar dengan tiga tingkat brightness yang berbeda. Contohnya adalah seperti gambar diatas. Cara memilih menu bracketing adalah (tombol di sebagian kamera, ada pertanyaan? silahkan comment di posting ini):
1. Tekan tombol Menu.
2. Lalu arahkan ke menu kedua dari kiri
3. Di baris pertama anda akan menemukan menu dengan tulisan AEB, lalu anda pilih.
4. Lalu geser ke kanan 2 kali atau sampai anda menemukan titik dibawah tulisan -1 dan +1.
5. OK!
Setelah menu AEB dipilih, mulailah set kamera anda seperti ini
1. Set kamera di Av
2. Set di bukaan terbesar.
3. Set drive mode : continious shooting
Setelah di set, mulailah berkreasi :
1. Arahkan kamera ke objek tujuan
2. Tekan dan tahan tombol shoot sampai gambar terambil sebanyak 3 kali.
3. Jika anda melakukan semua instruksi dengan benar, maka akan ada tiga gambar, dengan objek yang sama, dengan tingkat brightness yang berbeda.
Cobalah dan buktikanlah!
RNC Photograph
Management Photography
Mar 18th
Management Photography. Guru saya Mr. Philip sering mengingatkan saya dan teman-teman saya soal management. Hal ini perlu sangat diperhatikan dalam bidang fotografi. Jika tidak diperhatikan dan ada yang salah, maka semuanya akan kacau balau. Mari kita pelajari management photography ini lebih detail. Management photography adalah beberapa tahap untuk membuat sebuah karya, dan dalam setiap tahapnya, kita harus sangat memperhatikan yang diperlukan lebih detail agar tidak kecewa dikemudian hari. Tahap-tahap tersebut yaitu :
1. Alat
Sebelum membuat sesuatu, tentu kita perlu alatnya terlebih dahulu, karena jika ada alatnya, baru ide dapat keluar dan hal lainnya bisa dilaksanakan. Alat-alat yang dimaksud adalah kamera, baterai, SD atau CF, lensa, tripod, blower, lenspen, dan lain-lain. Usahakan jika anda ingin memotret, anda jangan lupa untuk membawa alat-alat tersebut. Jika ada satu hal yang kecil saya terlupakan, maka semuanya akan kacau.
2. Ide
Setelah alat tersiapkan semuanya, pasti kita akan mendapatkan ide. Dimana kita akan pergi hunting, dan apa yang akan kita ambil di tempat tersebut. Sebaiknya anda mempersiapkan terlebih dahulu apa yang akan anda lakukan disana, jam berapa pergi, dan jam berapa pulang, kita harus memikirkannya lebih detil, kita juga harus mempersiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi pada saat hunting. Pastikan alat-alat sudah anda bawa semua sebelum pergi ke tempat hunting.
3. Potret
Setelah tiba di tempat hunting, kini tiba saat yang ditunggu-tunggu. Kita berada di titik climax atas apa yang sudah kita persiapkan, yaitu dengan mempersiapkan alat-alat dan memikirkan konsep foto. Pada tahap ini, anda harus memotret gambar sebaik mungkin agar perjuangan anda tidak sia-sia. Jika anda melupakan sebuah bagian dari tahap satu dan dua, akan terjadi penyesalan besar pada tahap ini. Oleh karena itu, persiapkanlah matang-matang sebelum pergi ke tempat hunting. Gunakanlah konsep-konsep foto yang sudah anda pikirkan pada tahap kedua.
4. Porfolio
Inilah saat yang dunia nanti-nantikan, yaitu tahap Porfolio atau publikasikan. Anda bisa membuat website seperti ini, atau membuat portfolio berupa map berisi foto karya anda dalam ukuran 8R+. Penyesalan pada tahap ini akan terjadi jika anda melakukan kesalahan pada tahap ketiga. Setelah anda membuat portfolio, dunia akan tahu bahwa anda adalah seorang fotografer handal.
Bukan hal yang mudah untuk menjadi seorang fotografer, dan juga tidak terlalu sulit. Hanya satu cara yang harus diperhatikan, Perhatikan management photography. Jika anda tidak memperhatikan dan melewati sedikit saja, anda akan menyesal. Tetapi jika anda memperhatikan management photography dengan tanpa melewati satu bagian pun, maka anda bisa merasa puas setelah tahap-tahap selesai. Jika anda puas otomatis itu karena karya anda disukai oleh dunia, dan anda bisa menjadi seorang Professional Photographer.
Richard Nathaniel C
Sunny 16 Rule !!
Mar 16th
Di dunia fotografi, Sunny 16 rule (kadang-kadang juga disebut sunny f/16 rule) atau aturan sunny 16 adalah salah satu cara untuk memperkirakan eksposure secara tepat tanpa menggunakan pengukur cahaya (light meter).
Aturan ini bisa dipakai apabila matahari bersinar cerah, dengan melakukan pengaturan berikut:
- Pilih f/16 pada pengaturan rana
- Pilih kecepatan rana yang nilainya berbanding terbalik dengan kecepatan film. Misalnya, pilih kecepatan 1/100 (atau 1/125) jika kita menggunakan film ASA / ISO 100.
Hari Kamis kemarin, Mr. Philip memberikan saya rumus ini untuk difotokopi dan dibagikan kepada teman-teman di kelas fotografi SDH Junior High School. Saya membuat entri ini supaya orang yang tidak berada di kelas fotografi bisa download gambar ini dan print sendiri. Mudah-mudahan berguna untuk anda. Perhatikan situasi pengambilan gambar, dan cocokan pada rumus diatas, dan atur kamera anda. Diafragma tidak harus 16.
Terima Kasih,
RNC Photograph
How to Play with Flashlight?
Mar 16th
Untuk membuat gambar seperti gambar diatas, anda memerlukan beberapa alat :
-Kamera DSLR
-Tripod
-flashlight (senter kecil)
-assisten fotografer (bisa siapa saja)
-seorang fotografer (yaitu anda yang berkarya)
Set kamera anda seperti ini (untuk DSLR Canon)
-mode : TV
-shutter speed : 30″
-timer 10 detik
Waktu dan tempat :
-harus dilakukan malam hari
- Pada tempat yang lampu yang menerangi tempat tersebut dapat anda kuasai
Mari Berkarya :
1. setelah menyiapkan semuanya, letakkan tripod dengan kamera diatasnya sejauh 3 meter dari tempat anda akan berdiri.
2. Suruhlah assisten anda berdiri dekat saklar lampu
3. Setelah itu tekan tombol ambil gambar pada kamera
4. Perintahkan assisten anda untuk matikan lampu sehingga ruangan gelap total
5. Nyalakan senter dan pastikan anda telah berada pada posisi sebelum timer 10 detik habis
6. setelah pengambilan gambar berlangsung, berkreasilah pada udara selama 27 detik. Dengan cara coret2 atau membuat bintang(caranya tahan posisi senter 17 detik pertama, lalu buat bintang kecil lainnya masing2 4 detik dan beri jedah 1 detik untuk pindah)
7. Percayalah! Gerak-gerik anda tidak tertangkap kamera kecuali jika anda mengarahkan senter tersebut ke arah anda atau suatu benda maka objek tersebut akan tertangkap kamera.
8. 3 detik terakhir, suruhlah assisten anda menyalakan lampu pada detik ke 27 (jika anda hanya ingin mengambil gambar hasil coretan anda dengan senter, biarkan lampu mati)
9. Kamera mempunyai waktu 3 detik untuk menangkap gambar anda dan sekeliling anda
10. Lihatlah hasilnya !
Selamat mencoba,
Richard.N.C
Rule of Third
Mar 16th
Untuk mempelajari istilah rule of third, mari kita ambil contoh gambar ini…

Suatu gambar dapat dibagi menjadi sembilan bagian seperti gambar diatas. Dari sana kita bisa menemukan rule of third. Gambar ini dibagi oleh 2 garis lurus vertikal dan 2 garis lurus horizontal. Garis lurus vertikal membagi gambar menjadi 3 bagian. Bagian kiri dan kanan disebut Rule Of Third, dan bagian tengah disebut Death Center.
Untuk menghasilkan sebuah gambar yang bagus, tempatkanlah sebuah object dalam Rule Of Third, atau di sisi kiri atau kanan gambar. Gambar yang seperti ini lebih enak dilihat daripada gambar yang menempatkan object di tengah (death center). Death center biasa digunakan untuk pas foto. Lihatlah gambar diatas! Bunga diletakkan dalam Rule of Third, sehingga gambar terlihat indah.
Selanjutnya yang akan dibahas adalah Golden Point. Setelah dibagi menjadi 9 bagian, gambar memiliki 4 titik dimana ada 2 garis yang bertemu. Titik-titik tersebut diberi nama Golden Point. Untuk membuat gambar yang bagus, anda harus menempatkan bagian penting atau fokus pada Golden Point. Hal ini membuat gambar menjadi lebih bagus. Lihatlah gambar diatas. Pada Golden Point ada mata dari lebah itu yang merupakan fokusnya. Membuat gambar tersebut lebih indah.
Sekarang kita mengerti trik-trik untuk membuat gambar bagus dan tidak terlihat kaku.
by : Richard.N.C
















